Featured

First blog post

This is the post excerpt.

Advertisements

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Prodi Ekonomi Pembangunan Jawab Kebutuhan Zaman

UNAIR NEWS – Apakah kamu pernah membayangkan ketika kuliah di ilmu sosial lantas begitu saja melepaskan hitung-hitungan matematis? Atau kamu menyukai hitung-hitungan matematis dengan diimbuhi paparan-paparan teori? Atau bisa jadi, kamu ingin mendalami pengetahuan tentang perekonomian negara bahkan internasional?

Baca artikel lain juga : http://rumahpintar12.blogspot.co.id/2017/08/pimnas-pancing-generasi-muda-kasmaran.html

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tadi akan terjawab apabila kamu memilih melanjutkan studi strata satu di Ekonomi Pembangunan. Begitulah yang dikatakan oleh kepala departemen yang sekaligus merangkap pelaksana tugas koordinator prodi S-1 Ekonomi Pembangunan Dr. Muryani, S.E., M.Si., MEMD.

Muryani mengungkapkan, rumpun Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang unik karena berada di antara kelompok Ilmu Sosial dan Ilmu Alam. “Dibilang eksakta karena di situ ada matematika dan statistik. Dibilang murni sosial juga tidak bisa karena eksaktanya juga banyak,” tutur Muryani ketika ditemui di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga.

Di prodi S-1 Ekonomi Pembangunan, mahasiswa dibebaskan untuk memilih lima peminatan yang masing-masing memiliki konsentrasi materi pembelajarannya masing-masing. Yakni, ekonomi moneter, ekonomi perencanaan, ekonomi internasional, ekonomi lingkungan, dan ekonomi publik.

Sejauh ini, peminatan ekonomi moneter menjadi pilihan favorit mahasiswa. Muryani mengungkapkan, lapangan kerja yang relatif bergengsi menjadi salah satu penarik minat. Sejumlah lulusan S-1 Ekonomi Pembangunan meraih posisi strategis di instansi perbankan maupun pemerintahan.

Di rumpun ekonomi moneter, mahasiswa bisa belajar banyak tentang regulasi perbankan, kebijakan moneter pemerintah, Bank Indonesia, maupun inflasi ekonomi.

Selain ekonomi moneter, mahasiswa bisa memilih ekonomi perencanaan. “Ekonomi perencanaan adalah ilmu yang memberikan kontribusi perencanaan kepada pemerintah daerah maupun pusat untuk pemerataan pembangunan,” terang Muryani.

Bila mahasiswa cenderung tertarik dengan perdagangan lintas negara, mahasiswa bisa memilih peminatan ekonomi internasional. Dalam ekonomi internasional, mahasiswa bisa belajar banyak tentang keuangan internasional, hingga kebijakan perdagangan internasional.

Persoalan di bidang energi juga turut dipelajari oleh mahasiswa yang memilih minat ekonomi lingkungan. “Menurut saya, ini adalah ilmu yang menjadi tren di masa depan karena persoalan lingkungan dihadapi oleh seluruh dunia. Jadi, akan selalu in,” tutur Muryani yang juga penulis artikel “The Negative Impact of Avian Flu on Economy” dalam Asian Social Economic Journal tahun 2014.

Di rumpun peminatan ekonomi publik, mahasiswa belajar banyak tentang persoalan yang menyangkut keuangan negara, seperti ekonomi kelembagaan.

 Mengikuti perkembangan zaman

Agar selalu responsif dengan perkembangan zaman, para pengajar di Departemen Ilmu Ekonomi juga melakukan redesain kurikulum. Mulai tahun ajaran baru 2017, mahasiswa bisa memilih dan mengikuti empat mata kuliah baru. Keempatnya adalah ekonomi kemaritiman, ekonomi kesehatan, ekonomi politik, dan ekonomi strategi.

“Kami ini mengikuti perkembangan jaman. Selalu memperhatikan permasalahan-permasalahan di masyarakat yang relevan. Relevan itu maksudnya yang muncul dan menjadi tren,” tutur Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UNAIR.

“Mata kuliah Ekonomi Kemaritiman itu akan mensinkronkan dengan program negara. Kita (Indonesia) akan mengacu pada poros maritim. Kedua, Ekonomi Kesehatan. Ke depan, diprediksi masyarakat akan tambah makmur tetapi penyakit yang kaitannya dengan perekonomian itu erat. Mungkin orang itu semakin makmur tetapi muncul obesitas,” imbuh Muryani.

Baca artikel lain juga : https://belajarcerdas91.wordpress.com/2017/08/24/bertabur-professor-ika-ua-sulawesi-selatan-diharap-melebihi-kiprah-ika-pusat/

“Ketiga, Ekonomi Politik. Mengingat keputusan-keputusan politik berdampak pada kondisi perekonomian. Mahasiswa maupun masyarakat dapat wawasan tentang ilmu Ekonomi Politik. Keempat, adalah Ekonomi Strategi. Ekonomi Strategi berkaitan dengan bisnis. Walaupun Ilmu Ekonomi, orang harus memiliki wawasan bisnis yang di mana itu jadi coremanajemen. Siapa tahu nanti dia kalau lulus tidak harus apply ke pemerintahan tetapi bisa berwirausaha,” pungkasnya.

Penulis: Defrina Sukma S

Editor: Nuri Hermawan

Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/02/13/prodi-ekonomi-pembangunan-jawab-kebutuhan-zaman/

Daftar Fakultas di Universitas Airlangga :

  1. Fakultas Kedokteran
  2. Fakultas Kedokteran Gigi
  3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  4. Fakultas Hukum
  5. Fakultas Psikologi
  6. Fakultas Farmasi
  7. Fakultas Ilmu Budaya
  8. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  9. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  10. Fakultas Sains dan Teknologi
  11. Fakultas Perikanan dan Kelautan
  12. Fakultas Kedokteran Hewan
  13. Fakultas Keperawatan
  14. Fakultas Vokasi
  15. Sekolah Pasca Sarjana

 

Cari Artikel yang Sesuai dengan Penelitian Anda di :  http://repository.unair.ac.id/

FPK Gelar Lomba Jurnalistik Internal

UNAIR NEWS – Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) mengadakan lomba jurnalistik di internal mahasiswa. Event ini merupakan program lanjutan dari acara pelatihan jurnalistik penulisan berita dan fotografi yang digelar di sana pada Selasa sore, 2 Mei 2017, di ruang C-401 gedung FPK.

Baca artikel lain juga : https://belajarcerdas91.wordpress.com/2017/08/23/dukungan-penuh-rekan-ukm-ju-jitsu-antar-santoso-jadi-juara/

Salah satu dosen FPK yang menjadi penanggung jawab kegiatan Annur Ahadi Abdillah mengutarakan, baik pelatihan jurnalistik maupun lomba jurnalistik bertujuan untuk memupuk semangat dan soft skill mahasiswa di bidang tulis menulis. Mereka juga dilatih untuk dapat berkomunikasi melalui tulisan. Dalam kegiatan ini, pihak fakultas menggandeng Pusat Informasi dan Humas (PIH) UNAIR.

“Kalau bisa menulis dengan baik, prestasi dan berita-berita menarik di fakultas dapat tersiar dengan bagus di tengah khalayak,” urai dia saat diwawancara Selasa (29/5), beberapa saat setelah rekap nilai lomba rampung dilakukan.

Pelatihan jurnalistik yang digelar bisa diaplikasikan secara langsung di platform online yang sudah dimiliki fakultas. Nantinya, para mahasiswa dapat menulis di sana apapun yang mereka anggap penting dan bagus. Dengan demikian, sense of belonging mahasiswa terhadap kampusnya dapat lebih terasah.

Ditambahkan Hadi, kadang kala, ada banyak berita menarik di fakultas. Namun, karena kurangnya semangat dan kemampuan untuk mengemasnya, informasi itu terlewat begitu saja. Melalui dua event yang digelar secara berurutan ini, mahasiswa diharapkan lebih termotivasi untuk berekspresi di ranah kepenulisan dan fotografi.

Adapun pemenang lomba jurnalistik, yang merupakan hasil akumulasi nilai penulisan berita dan fotografi, adalah Monica P, Naufal Shofwan Winandi, Tisa Ayu, Fatimatus Azuhro, Ardiani Putri Rahayu, dan Riza N A. Mereka masing-masing mendapat hadiah menarik dari fakultas.

Baca artikel lain juga : http://ayobelajar648.blogspot.co.id/2017/08/menikmati-gema-ramadan-di-nuruzzaman.html

Salah satu peserta pelatihan dan lomba bernama Zulkifli Ghazali menuturkan, dirinya senang mendapat wawasan baru di dunia tulis-menulis. “Mudah-mudahan bisa langsung praktek secara rutin. Ini juga bekal pengetahuan selain wawasan akademik yang saya dapatkan sehari-hari,” kata dia. (*)

Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/05/30/fpk-gelar-lomba-jurnalistik-internal/

Daftar Fakultas di Universitas Airlangga :

  1. Fakultas Kedokteran
  2. Fakultas Kedokteran Gigi
  3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  4. Fakultas Hukum
  5. Fakultas Psikologi
  6. Fakultas Farmasi
  7. Fakultas Ilmu Budaya
  8. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  9. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  10. Fakultas Sains dan Teknologi
  11. Fakultas Perikanan dan Kelautan
  12. Fakultas Kedokteran Hewan
  13. Fakultas Keperawatan
  14. Fakultas Vokasi
  15. Sekolah Pasca Sarjana

 

Cari Artikel yang Sesuai dengan Penelitian Anda di :  http://repository.unair.ac.id/

 

Menikmati Gema Ramadan di Nuruzzaman

UNAIR NEWS – Waktu menjelang buka puasa pun tiba. Usai menunaikan ibadah salat Asar berjemaah, para mahasiswa yang tergabung dalam susunan kepanitiaan Ramadan Mubarak Airlangga (RMA) bergegas mempersiapkan berbagai kegiatan yang akan dilangsungkan di Masjid Nuruzzaman, Kampus B Universitas Airlangga.

Beragam persiapan pun mereka lakukan, mulai dari tempat dan perlengkapan untuk kajian, hingga persiapan menu dan takjil untuk berbuka puasa.

Seperti halnya masjid-masjid lain di Kota Surabaya, ada denyut kegiatan yang tak berhenti sejak bakda Asar hingga sekitar pukul sepuluh malam, baik di aula utama hingga serambi masjid yang menjadi ruang dakwah mahasiswa muslim UNAIR. Seraya menunggu waktu berbuka di serambi masjid, para jemaah bisa mengikuti kajian dan menutupnya dengan berbuka puasa bersama.

Baca artikel lain juga : https://belajarcerdas91.wordpress.com/2017/08/23/renoviesta-mata-angin-sukses-manjakan-penonton/

Narasumber kajian pun beragam. Sebagian besar dari mereka adalah dosen di lingkungan UNAIR. Sesuai misi yang dibawa oleh rekan-rekan panitia acara, seluruh kegiatan di masjid ini bisa diikuti oleh siapa saja, baik dosen, karyawan, mahasiswa, hingga masyarakat sekitar kampus.

“Kami memberdayakan SKI di fakultas-fakultas untuk penentuan narasumber. Banyak fakultas yang menggunakan disiplin ilmunya dalam membingkai kajian islami,” ujar Ketua Ramadan Mubarak Airlangga, Muhammad Abdel Rafi.

Ramadan adalah momen yang tepat bagi siapa saja untuk berbagi, termasuk di Masjid Nuruzzaman. Setiap harinya, ada sekitar 300 hingga 400 takjil dan nasi bungkus yang diberikan secara gratis bagi siapa saja yang menghabiskan waktu menunggu berbuka di lingkungan masjid. Sebelum adzan berkumandang, para jamaah bisa mengambil takjil yang telah disediakan oleh panitia.

“Berdasarkan pengalaman dari tahun ketahun, sepuluh hari kedua dan berikutnya jamaah berkurang. Maka kita kurangi jumlah porsi. Kita berharap jemaah tetap banyak karena kalau sisa (kudapan dan nasi, -red) kan eman (sayang),” tutur Refel, sapaan karib Muhammad Abdel Rafi.

Ragam kegiatan

Ramadan kali ini banyak dipadati kegiatan. Jika setiap Senin-Jumat kajian rutin dengan tema silih berganti, maka pada Sabtu-Minggu diisi selingan dengan tema seputar lingkungan hidup. Kajian seputar lingkungan hidup ini bekerjasama dengan LSM Tunas Hijau, Surabaya.

Selain itu, untuk menambah wawasan seputar ilmu falak (astronomi), ada kajian astronomi sekaligus observasi dengan melakukan teropong langit. Rencananya, acara yang bekerjasama dengan Himpunan Astronomi Surabaya itu diselenggarakan pada tanggal 10-11 mendatang.

“Kita ada mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) di sini. Meneropong dan observasi perbendaharaan langit,” tambah Refel.

Masjid sebagai rumah kedua

Dalam mengelola seluruh kegiatan selama ramadan, ada sejumlah 86 panitia mahasiswa yang berasal dari beragam fakultas di UNAIR. Mereka tergabung dalam kepanitiaan Ramadan Mubarak Airlangga.

Dalam sehari, Rafel dan beberapa rekan panitia yang bertugas, nyaris menghabiskan lebih dari 12 jam berada di Nuruzzaman. Sebab, saat masuk waktu sahur, mereka juga menyediakan makanan bagi siapa saja yang bermalam dan melakukan iktikaf di masjid.

Usai sahur dan salat subuh, ada khatmil quran yang diikuti oleh internal panitia. Setelah khatmil quran, masing-masing panitia melakukan ‘latihan’ ceramah di mimbar masjid. Selain melatih mental dan mengasah ilmu pengetahuan keislaman, memberikan kajian di mimbar masjid menjadi momen refleksi diri melalui kajian-kajian yang disampaikan.

“Setiap hari di sini. Di sini kami punya base camp. Jadi, udah kayak rumah sendiri,” papar mahasiswa program studi Hubungan Internasional angkatan tahun 2015 ini.

Meskipun Ramadan masih berjalan di sepuluh hari pertama, namun Rafel berharap gema ramadan tahun ini dapat dirasakan oleh seluruh komponen, bukan hanya panitia, namun juga seluruh muslim di lingkungan UNAIR. “Momen Ramadan adalah milik semua muslim Airlangga,” ujarnya mantap.

Baca artikel lain juga : http://belajarcerdasbaik.blogspot.co.id/2017/08/dukungan-penuh-rekan-ukm-ju-jitsu-antar.html

Seiring dengan tema ramadan tahun ini yakni Bangkitkan Islam Kokohkan Persaudaraan, Rafel berharap ramadan tahun ini menjadi momentum setiap muslim untuk melakukan refleksi diri terkait apa saja yang telah diperbuat. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Editor: Nuri Hermawan

Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/06/02/menikmati-gema-ramadan-di-nuruzzaman/

Daftar Fakultas di Universitas Airlangga :

  1. Fakultas Kedokteran
  2. Fakultas Kedokteran Gigi
  3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  4. Fakultas Hukum
  5. Fakultas Psikologi
  6. Fakultas Farmasi
  7. Fakultas Ilmu Budaya
  8. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  9. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  10. Fakultas Sains dan Teknologi
  11. Fakultas Perikanan dan Kelautan
  12. Fakultas Kedokteran Hewan
  13. Fakultas Keperawatan
  14. Fakultas Vokasi
  15. Sekolah Pasca Sarjana

 

Cari Artikel yang Sesuai dengan Penelitian Anda di :  http://repository.unair.ac.id/

 

Alumnus UNAIR Agustinus Rahardjo Kawal Konten Informasi Kebijakan Presiden

UNAR NEWS – Setelah hampir 13 tahun berkiprah menjadi jurnalis media massa umum, kini Agustinus Eko Rahardjo menggawangi portal informasi kebijakan Presiden RI. Jojo, sapaan akrabnya, adalah alumnus program studi S-1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga.

Di tengah kesibukannya menjadi staf Deputi IV yang bertugas mengelola konten dan laman kebijakan presiden, ia menyempatkan waktunya selama kurang lebih satu jam untuk bercerita tentang masa kuliah dan karirnya saat ini. Kru UNAIR News berhasil menemuinya di sela-sela waktu makan siang di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/8).

Semasa kuliah, Jojo mengakui dirinya bukanlah mahasiswa yang unggul secara akademis. Bahkan, ia sendiri menuntaskan studi strata satunya selama delapan tahun pada 1995 – 2003. “Kalau di akademik, saya bukan orang yang unggul. Kuliah aja selesainya sampai delapan tahun. Hahaha. IPK (indeks prestasi kumulatif) aja nggak bagus-bagus amat,” kenang Jojo.

Baca artikel lain juga :

https://rumahpintar463.wordpress.com/2017/08/22/alumnus-fkm-jadi-tenaga-kesehatan-terbaik-se-indonesia/

Pada masa studi, Jojo aktif di berbagai organisasi mahasiswa (ormawa) baik intra maupun ekstra kampus. Salah satu ormawa yang dulu pernah ia tekuni adalah bergabung sebagai jurnalis di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Retorika FISIP UNAIR. Kemampuan jurnalistiknya benar-benar diasah. Ia tak hanya menulis pada majalah yang kala itu diterbitkan di LPM Retorika, tetapi juga menulis di berbagai media massa.

Setelah puas mengasah kemampuan jurnalistik di kampus, ia memilih berkarir sebagai jurnalis di media massa. Terhitung 13 tahun lamanya, ia malang melintang di berbagai media ternama di Indonesia dan luar negeri, seperti Tempo, Radio Sonora, representatif Radio CVC Australia di Jakarta, Kompas TV, hingga CNN Indonesia. Ia pernah meliput pemilihan presiden, bertugas di lingkungan istana, dan wilayah lainnya.

Pria yang lahir pada 5 Agustus 1977 itu pernah mengikuti sejumlah pelatihan untuk meningkatkan wawasan jurnalistik. Tercatat, Jojo pernah mengikuti pelatihan multimedia di RNTC Belanda pada tahun 2010. Sedangkan, pada tahun 2012, Jojo terpilih sebagai peserta International Visitor Leadership Program (IVLP) dan mengunjungi beberapa negara bagian di Amerika Serikat untuk melihat langsung suasana pemilihan presiden di era media digital. Pada 2014, Jojo mengikuti pelatihan kepempinan dan manajemen di Haggai Institute, Hawaii, AS.

Usai berkarir di media massa, kini Jojo memutuskan untuk bergabung ke jajaran pemerintahan. Ia kini bertugas untuk mendiseminasikan program-program strategis serta prioritas pemerintah kepada publik. Diseminasi informasi itu ia lakukan melalui laman http://ksp.go.id. Pada laman itu, ia menulis banyak hal mengenai program pemerintah seperti bantuan kesejahteraan sosial. Tulisan terbarunya adalah tentang pidato presiden di hadapan anggota legislatif mengenai Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2017.

Hadapi Tantangan

Baca artikel lain juga :

http://ayobelajar648.blogspot.co.id/2017/08/alumni-paduan-suara-unair-tampil-pada.html

Bagaimana tantangannya dalam mengelola informasi program-program pemerintahan? Jojo mengakui, posisinya berbeda antara media massa dan pemerintahan. Ketika lelaki asli Surabaya itu bergabung di media massa, ia dituntut untuk berada pada posisi netral. Kini, ia dituntut untuk menyebarluaskan program-program pemerintahan. Bahkan, laman pribadinya juga diisi dengan postingan yang berkaitan dengan pekerjaannya.

“Yang penting tetap profesional karena saya sudah memilih jalan hidup di sini. Pekerjaan di sini (Kepresidenan, -red) tidak berbeda dengan sewaktu saya di media umum, yang penting adalah kita tidak memanipulasi fakta,” terang Jojo yang pernah menjabat sebagai koordinator peliputan di CNN Indonesia.

Di sela-sela waktunya sebagai seorang pembantu presiden, Jojo masih menyempatkan waktunya dengan menjadi pengajar di Universitas Multimedia Nusantara, dan Universitas Bakrie. Mata kuliah yang diampunya tak jauh-jauh dari bidang produksi program penyiaran, dan teknologi multimedia.

Sebagai pengajar, ia turut memberikan masukan kepada almamater UNAIR. “Jangan banyak-banyaklah jumlah mahasiswa dalam kelas. Takut nggak fokus, apalagi jaman smartphone kayak sekarang,” imbuh Jojo.

Penulis: Defrina Sukma S
Editor: Nuri Hermawan

Sumber : http://news.unair.ac.id/2016/08/19/alumnus-unair-agustinus-rahardjo-kawal-konten-informasi-kebijakan-presiden/

Daftar Fakultas di Universitas Airlangga :

  1. Fakultas Kedokteran
  2. Fakultas Kedokteran Gigi
  3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  4. Fakultas Hukum
  5. Fakultas Psikologi
  6. Fakultas Farmasi
  7. Fakultas Ilmu Budaya
  8. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  9. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  10. Fakultas Sains dan Teknologi
  11. Fakultas Perikanan dan Kelautan
  12. Fakultas Kedokteran Hewan
  13. Fakultas Keperawatan
  14. Fakultas Vokasi
  15. Sekolah Pasca Sarjana

 

Cari Artikel yang Sesuai dengan Penelitian Anda di :  http://repository.unair.ac.id/

 

Alumni Paduan Suara UNAIR Tampil pada Konser Indonesia Persada

UNAIR NEWS – Meski telah menjadi alumni Universitas Airlangga puluhan tahun silam, namun tak menjadikan kekompakan terhadap almamater hilang. Begitupula dengan Suluh Budiarto Rahardjo, alumnus Akuntansi UNAIR. Ia bersama 28 rekan sesama alumni UNAIR yang tergabung dalam kelompok paduan suara Swarna Svarna Indonesia (SSI), menjadi salah satu bintang tamu dalam konser Indonesia Persada Sabtu (20/8).

Tahun 2013 lalu, Budi bersama 28 orang lainnya yang merupakan alumni UNAIR sekaligus alumni Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara UNAIR, membentuk kelompok paduan suara yang diberi nama Swarna Svarna Indonesia.

Baca artikel lain juga :

https://rumahpintar463.wordpress.com/2017/08/22/alumni-fkg-unair-zahrotur-riyad-jadi-dokter-teladan-nasional-2016/

“Swara Svarna Indonesia baru saja dibentuk, namun sudah manggung di dalam dan di luar negeri,” ujar Budi, anggota sekaligus pemrakarsa dibentuknya SSI.

Kata Jani Purnawanty, S.H., S.S., LL.M salah satu anggota SSI yang lain, SSI dibentuk dengan tujuan melestarikan karya budaya Indonesia. “Swara Svarna Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti suara emas Indonesia,” ujar Jani.

Konser Indonesia Persada merupakan konser yang dilaksanakan oleh Coro Semplice Indonesia, bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia, cabang Jawa Timur. Acara ini berlangsung di gedung Balai Pemuda, Surabaya, yang juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur dan wakil, beserta istri.

Nina Kirana Soekarwo, istri Gubernur Soekarwo, yang merupakan Ketua Yayasan Kangker (YKI) Indonesia Cabang Surabaya, menyampaikan ucapan terimakasih kepada peserta yang berkenan hadir pada konser Indonesia Persada.

Baca artikel lain juga :

http://rumahpintar12.blogspot.co.id/2017/08/alumnus-fkm-jadi-tenaga-kesehatan.html

“Terimakasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran hadirin karena konser amal ini nantinya akan disumbangkan kepada YKI cabang Jawa Timur,” ujar Nina.

Dalam sambutannya, Nina juga memaparkan tentang kondisi penyakit kanker yang ada di Jawa Timur. “Kanker adalah masalah kita bersama. Oleh karena itu harus kita lalui bersama,” tandasnya.

Usai sambutan oleh Nina Kirana Soekarwa, acara dilanjutkan dengan penampilan pertama dari Coro Semplice Indonesia yang membawakan lagu-lagu bernuansa kemerdekaan. Setelah itu, penampilan selanjutnya dari Swara Svarna Indonesia dengan menampilkan tiga lagu, Dia Sudah KembaliKupinta Lagi, dan Manuk Dadali. (*)

Penulis: Akhmad Janni
Editor: Binti Q. Masruroh

Sumber : http://news.unair.ac.id/2016/08/22/alumni-paduan-suara-unair-tampil-konser-indonesia-persada/

Daftar Fakultas di Universitas Airlangga :

  1. Fakultas Kedokteran
  2. Fakultas Kedokteran Gigi
  3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  4. Fakultas Hukum
  5. Fakultas Psikologi
  6. Fakultas Farmasi
  7. Fakultas Ilmu Budaya
  8. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  9. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  10. Fakultas Sains dan Teknologi
  11. Fakultas Perikanan dan Kelautan
  12. Fakultas Kedokteran Hewan
  13. Fakultas Keperawatan
  14. Fakultas Vokasi
  15. Sekolah Pasca Sarjana

 

Cari Artikel yang Sesuai dengan Penelitian Anda di :  http://repository.unair.ac.id/

 

Dosen UNAIR Hobi Menyanyi dan Ciptakan Lagu

Pak-Jalal.jpg
Mochammad Jalal, S.S., M.Hum dosen yang hobi nyanyi dan ciptakan lagu. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

UNAIR NEWS – Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa alunan musik adalah bagian dari kehidupan manusia. Tidak pandang dari kalangan mana, seseorang pasti akan mencintai alunan musik sesuai genrenya. Begitu pula yang dirasakan oleh salah satu dosen di Departemen Sastra Indonesia Universitas Airlangga Mochammad Jalal, S.S., M.Hum. Dosen Linguistik ini mengaku mencintai dunia musik sejak masih usia belasan tahun.

“Sebenarnya sampai sekarang dunia musik bagi saya hanya sekedar penyaluran hobi yang tidak pernah saya geluti secara profesional,” ungkap Jalal.

Sejak kecil, dosen yang akrab disapa Jalal ini memang tumbuh di lingkungan yang bersentuhan dengan alunan-alunan musik. Sang ayah, sering nembang macapat sebagai penghantar tidurnya. Selain itu, di lingkungan masjid tempatnya mengaji juga banyak hal yang berkaitan dengan nada-nada musik yang harus dihafal.

“Ya banyak yang harus saya hafal, seperti puji-pujian, sholawatan, diba’, dan lainnya,” ujar Jalal.

Baca artikel lain juga :

https://ayobelajar648.wordpress.com/2017/08/21/semarak-perayaan-17-agustus-di-unair/

Dosen asal Bojonegoro ini mengaku, dirinya dibesarkan di lingkungan masyarakat yang kental dengan tembang-tembang seni tradisional. Tayub dan gending-gending Jawa adalah musik yang sering Jalal dengarkan sejak kecil. Maka tak heran, bakatnya memainkan alat musik seperti seruling dan gitar memang telah terasah secara otodidak sejak dini.

“Bermula dari sanalah rupanya yang menumbuhkan sense of music saya. Menginjak remaja, saya mulai berlatih musik, gitar, dan seruling secara otodidak. Dalam olah vokal, saya juga mulai berlatih dengan menirukan suara penyanyi yang kala itu lagu-lagunya saya nilai menarik, baik dari genre pop dan dangdut,” tutur laki-laki yang melanjutkan studi S-2 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, ini.

Hasilnya tidak main-main. Saat duduk di bangku SMA, Jalal pernah menjuarai kompetisi menyanyi dangdut se-Kabupaten Bojonegoro.

Hobi menyanyi tidak hanya berhenti sampai usia SMA saja, namun berlanjut hingga dirinya tercatat sebagai mahasiswa UNAIR tahun 90-an. Bahkan, Jalal dengan sengaja bergabung dengan grup Paduan Suara UNAIR agar dapat belajar musik secara teoritis.

“Di PSUA era 90-an, saya termasuk tim inti yang dikirim di berbagai event nasional dan selalu tidak ketinggalan dalam berbagai festival untuk membela UNAIR,” tuturnya.

Kepada UNAIR News Jalal menuturkan, dirinya saat itu mulai tertarik dengan genre seriosa yang dianggap paling sulit dalam seni olah vokal. Semangatnya belajar untuk dapat menguasai genre musik itu membuahkan hasil. Di tahun 1994, Jalal berhasil menjadi Juara 1 kompetisi menyanyi se-Jawa Timur untuk kategori seriosa.

Menciptakan lagu

Dengan bergabung PSUA sejak tahun 2008, kemampuan dosen yang kini tinggal di Sidoarjo ini dalam mengaransemen suara dan menulis lagu kian terasah. Apalagi, kini dirinya telah mempunyai single lagu yang sudah viral di kampus karena unggahannya di akun YouTube beberapa bulan lalu.

Saat diwawancarai mengenai single terbarunya yang berjudul Izin Poligami, ia menuturkan bahwa apa yang ditulis hanya untuk hiburan semata.

“Itu sebenarnya iseng dan untuk lucu-lucuan saja. Ketika isu poligami sedang ramai dibicarakan di media, saya jadi ingin membuat lagu dari genre dangdut. Tidak norak, smart, tapi bisa menggambarkan isu poligami dengan apik,” ungkapnya.

Berbekal melakukan rekaman di studio milik teman serta hasil dorongan keras dari teman, single tersebut akhirnya ia unggah di YouTube, mulai viral dan menjadi pembicaraan di lingkungan UNAIR.

Baca artikel lain juga :  https://rumahpintar463.wordpress.com/2017/08/21/dari-bulgaria-mahasiswa-fk-boyong-pulang-medali-perak/


“Saya juga sering dipercaya menyelenggarakan 
event yang berhubungan dengan seni di UNAIR. Misalnya tahun 2011 saya berhasil membuat pertunjukan ludruk berbahasa Suroboyoan dengan mengkolaborasikan antara dosen, mahasiswa, dan mahasiswa asing,” tambahnya.Jalal mengatakan, hobi di dunia seni musik tidak pernah menjadi pengganggu aktivitasnya sebagai dosen. Namun justru sebaliknya, dapat disinergikan dengan berbagai kegiatan seni yang diselenggarakan di UNAIR. Berbekal kompetensi itu, Jalal dipercayai menjadi pembina PSUA sejak 2003 hingga 2015. Selain itu, pihaknya kini menjadi pembina Paguyuban Karawitan Sastra Jendra (Pakar Sajen) FIB UNAIR.

Jalal mengaku, meskipun sekadar hobi, seni musik cukup bisa menghasilkan uang. Dengan menjadi Pembina PSUA dan terkadang mendapat pesanan untuk mengaransemen lagu, rezeki bisa mengalir dengan sendirinya. Pihak keluarga juga sering mengandalkan dirinya menjadi pengisi acara musik tradisional maupun modern. Selain itu, melalui hobi bermusik Jalal mengaku semakin menambah relasi dan kolega yang memiliki hobi yang sama.

“Ya yang jelas ini memang awalnya hanya sekedar hobi. Tidak pernah terbersit keinginan untuk benar-benar profesional. Hanya menggeluti bidang ini. Ya pokoknya just fun dan main-main dengan bidang musik seperti sekarang ini saya rasa cukup,” ungkapnya di akhir perbincangan. (*)

Penulis : Ainul Fitriyah

Editor : Binti Q. Masruroh

Sumber : http://news.unair.ac.id/2017/08/18/dosen-unair-hobi-menyanyi-dan-ciptakan-lagu/

Daftar Fakultas di Universitas Airlangga :

1.     Fakultas Kedokteran

2.     Fakultas Kedokteran Gigi

3.     Fakultas Ekonomi dan Bisnis

4.     Fakultas Hukum

5.     Fakultas Psikologi

6.     Fakultas Farmasi

7.     Fakultas Ilmu Budaya

8.     Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

9.     Fakultas Kesehatan Masyarakat

10. Fakultas Sains dan Teknologi

11. Fakultas Perikanan dan Kelautan

12. Fakultas Kedokteran Hewan

13. Fakultas Keperawatan

14. Fakultas Vokasi

15. Sekolah Pasca Sarjana

 

Cari Artikel yang Sesuai dengan Penelitian Anda di :  http://repository.unair.ac.id/

 

Semarak Perayaan 17 Agustus di UNAIR

Lomba-Dayung-696x428.jpg
Suasana lomba dayung gedebok, dimana para peserta diharuskan untuk mendayung diatas rakit yang terbuat dari gedebok pisang. (Foto: Binti Q.M)

UNAIR NEWS – Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di Universitas Airlangga berlangsung semarak. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, UNAIR menyelenggarakan perlombaan yang diikuti oleh sivitas akademika UNAIR, baik pimpinan, karyawan, maupun mahasiswa. Perlombaan yang diselenggarakan selepas upacara bendera ini berlangsung meriah. Terlihat antusiasme dari peserta dan penonton yang mengikuti seluruh acara hingga selesai.

Baca artikel lain juga :  https://rumahpintar463.wordpress.com/2017/08/21/tahun-2017-nilai-tes-sbmptn-digunakan-untuk-seleksi-jalur-mandiri-unair/
“Lomba-lomba ini lebih untuk meningkatkan semangat teman-teman sivitas akademika UNAIR. Bagaimana caranya guyup, tetap semangat, tetap mengingat bahwa mengisi kemerdekaan ini perlu semangat, perlu guyup, perlu bersama-sama,” ujar Rektor UNAIR Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak.Ada tiga perlombaan yang dipilih untuk dapat diikuti oleh sivitas, yaitu lomba mendayung debhok (batang pisang) yang dilaksanakan di danau Kampus C, UNAIR, serta lomba presenter dan lomba yel-yel yang diselenggarakan di depan kantor Manajemen. Masing-masing unit, lembaga, dan fakultas beramai-ramai mengikuti perlombaan yang juga diikuti oleh mahasiswa asing ini.

Jajaran pimpinan baik unit, lembaga, dan fakultas tak mau ketinggalan mengikuti perlombaan. Pada perlombaan presenter bahasa Jawa, ada sebagian dari peserta yang merupakan pengguna bahasa Jawa pasif. Sehingga, pada pembacaan berita, penonton maupun peserta lain terpingkal-pingkal, mengingat ejaan bahasa Jawa yang begitu kompleks.

Rektor UNAIR mengatakan, perlombaan dalam rangka perayaan kemerdekan RI ini untuk mendorong sivitas, bahwa kemerdekaan yang telah diraih masyarakat Indonesia didapat karena perjuangan yang luar biasa. Ia berharap, sivitas akademika UNAIR tetap semangat menghidupkan bahasa Jawa agar tidak punah.

 

Baca artikel lain juga : https://rumahpintar463.wordpress.com/2017/08/21/dari-bulgaria-mahasiswa-fk-boyong-pulang-medali-perak/

“Harapannya pertama, agar semangat menghidupkan Bahasa Jawa tidak punah. Kedua, bagaimana caranya teman-teman tetap guyup meskipun dalam berbagai bahasa. Ketiga, mahasiswa asing mengerti dan menyenangi budaya dan bahasa yang ada di Indonesia, khususnya Bahasa Jawa,” ujar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR itu.

Pada lomba mendayung debhok, juara I diraih oleh tim dari Direktorat Sarana Prasarana dan Lingkungan UNAIR tim B, juara II diperoleh tim dari Sekretaris Universitas, dan juara III diperoleh tim dari Direktorat Sarana Prasarana dan Lingkungan UNAIR tim A.

Pada perlombaan presenter Bahasa Jawa, Juara I diperoleh Mochtar Lutfi dari Fakultas Ilmu Budaya, Juara II Junaidi Khotib Wakil Rektor IV, dan Juara III Hery Purnobasuki Ketua Lembaga Penelitian dan Inovasi. Sedangkan pada perlombaan yel-yel, Juara I diperoleh Satuan Pengamanan UNAIR, Juara II Fakultas Kedokteran Gigi, Juara III Fakultas Perikanan dan Kelautan.

Ketua Pusat Informasi dan Humas UNAIR, Suko Widodo mengatakan, perlombaan dalam rangka peringatan hari kemerdekaan RI ini diadakan untuk membangun keakraban antara sivitas akademika UNAIR.

“Ini perlombaan yang baru pertama kali dilakukan dalam rangka peringatan 17 Agustus. Semoga kedepan perlombaan bisa melibatkan masyarakat sekitar kampus,” harapnya. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor : Dilan Salsabila

 

Sumber :http://news.unair.ac.id/2016/08/17/semarak-perayaan-17-agustus-unair/

Daftar Fakultas di Universitas Airlangga :

  1. Fakultas Kedokteran
  2. Fakultas Kedokteran Gigi
  3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  4. Fakultas Hukum
  5. Fakultas Psikologi
  6. Fakultas Farmasi
  7. Fakultas Ilmu Budaya
  8. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  9. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  10. Fakultas Sains dan Teknologi
  11. Fakultas Perikanan dan Kelautan
  12. Fakultas Kedokteran Hewan
  13. Fakultas Keperawatan
  14. Fakultas Vokasi
  15. Sekolah Pasca Sarjana

 

Cari Artikel yang Sesuai dengan Penelitian Anda di :  http://repository.unair.ac.id/